Senin, 13 Juli 2026 – Atas arahan Kabid Linmas, Ni Luh Made Enny Widhiyati, S.STP., M.H., Bidang Linmas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Pendataan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Tahun 2026 di wilayah Kecamatan Sawan yang meliputi Desa Sudaji, Desa Bebetin, Desa Menyali, dan Desa Jagaraga.
Kegiatan dilaksanakan oleh personel Bidang Linmas yang terdiri dari Dewa Kadek Arta Premana, Kadek Krisna Priyanto, Kadek Ega Dwi Pranata, I Gede Widi Semaradana, Kadek Nia Soma Ardiyani, dan Kadek Cahya Pradipta.
Pelaksanaan kegiatan berpedoman pada Permendagri Nomor 26 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat, Permendagri Nomor 11 Tahun 2023 tentang Sarana dan Prasarana Bagi Satuan Tugas Pelindungan Masyarakat dan Satuan Pelindungan Masyarakat, serta Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng Nomor 3 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat.
Berdasarkan hasil pendataan, Desa Sudaji memiliki 35 personel Satlinmas dengan dukungan 10 Pos Kamling, 28 set pakaian dinas terbaru, serta alokasi anggaran operasional sebesar Rp36.500.000 dan anggaran kebencanaan sebesar Rp20.000.000 yang didukung sarana mesin chainsaw. Secara administrasi, SK Satlinmas telah tersedia, sedangkan Peraturan Desa masih belum dimiliki.
Di Desa Bebetin tercatat 33 personel Satlinmas. Desa ini telah memiliki SK Satlinmas dan 31 anggota telah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) yang diterbitkan secara mandiri oleh pemerintah desa. Sarana operasional berupa pakaian, senter, pentungan, dan HT masing-masing tersedia sebanyak 31 unit dalam kondisi baik, dengan dukungan anggaran operasional Rp30.500.000 serta anggaran kebencanaan Rp6.502.151.
Sementara itu, Desa Menyali memiliki 38 personel Satlinmas dengan 9 Pos Kamling. Desa telah memiliki SK Satlinmas Tahun 2026 beserta struktur organisasi, sedangkan Perdes masih dalam proses penyusunan. KTA anggota masih dalam proses penerbitan akibat kendala pada aplikasi SIMLINMAS. Desa juga memiliki dukungan sarana berupa pakaian, pentungan, HT, dan senter, dengan alokasi anggaran operasional Rp3.785.000 serta anggaran kebencanaan Rp5.000.000 yang didukung peralatan chainsaw dan APAR.
Adapun Desa Jagaraga memiliki 39 personel Satlinmas yang seluruhnya laki-laki. Administrasi masih menggunakan SK Tahun 2025 karena jumlah personel tidak mengalami perubahan, sedangkan Perdes masih dalam proses penyusunan. Desa memiliki 5 Pos Kamling, 37 set pakaian, 37 pentungan, serta 5 unit HT yang dalam kondisi rusak. Anggaran operasional dialokasikan sebesar Rp2.520.000 dan anggaran kebencanaan sebesar Rp5.000.000.
Melalui kegiatan pendataan ini, Bidang Linmas memperoleh data terbaru mengenai kondisi sumber daya manusia, kelembagaan, sarana dan prasarana, pendanaan, serta kesiapsiagaan kebencanaan Satlinmas di masing-masing desa. Data tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan dasar dalam penyusunan kebijakan guna meningkatkan kapasitas serta kesiapsiagaan Satlinmas dalam mendukung penyelenggaraan ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, pelindungan masyarakat, dan penanggulangan bencana di Kabupaten Buleleng.