Senin, 4 April 2026, Bidang Perada melaksanakan kegiatan monitoring dan pembinaan lanjutan terhadap keberadaan kandang ayam yang berlokasi di Jalan Melur, Kelurahan Kaliuntu. Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dampak limbah kandang ayam terhadap lingkungan sekitar.
Kegiatan dimulai pukul 10.30 WITA dengan melibatkan tim dari Dinas Lingkungan Hidup serta pihak Kelurahan Kaliuntu. Tim gabungan turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan kondisi terkini sekaligus memastikan upaya perbaikan yang telah dilakukan oleh pemilik kandang. Kegiatan berakhir pada pukul 11.30 WITA.
Berdasarkan hasil monitoring, terdapat sejumlah perbaikan yang telah dilakukan, di antaranya pengelolaan limbah kotoran ayam yang kini dimasukkan ke dalam septi tank serta penggunaan EM4 untuk mengurangi bau. Dampak positif mulai terlihat, di mana bau yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat telah mengalami penurunan dibandingkan dengan monitoring sebelumnya.
Selain itu, pemilik kandang juga menunjukkan itikad baik dengan menyatakan kesediaannya untuk memindahkan kandang ayam ke Desa Jagaraga apabila keberadaan kandang masih menimbulkan gangguan bagi warga sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup memberikan beberapa rekomendasi, yaitu agar pengambilan kotoran dilakukan lebih rutin sebanyak 2–3 kali dalam seminggu serta tetap menerapkan penggunaan probiotik. Sementara itu, pihak Kelurahan Kaliuntu menyarankan penggunaan cairan Maxigrow saat pembersihan limbah dan penambahan abu sekam di bawah kandang guna membantu mengurangi bau.
Melalui kegiatan ini diharapkan pengelolaan kandang ayam dapat semakin tertib dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.