(0362) 21985
polpp@bulelengkab.go.id
Satuan Polisi Pamong Praja

Sinergi Lintas Sektor, Bidang Linmas Hadiri Advokasi Pengelolaan Posyandu Siklus Hidup di Buleleng

Admin polpp | 21 April 2026 | 11 kali

Selasa, 21 April 2026, Bidang Linmas Satpol PP Kabupaten Buleleng menghadiri kegiatan Pertemuan Advokasi/Koordinasi dalam Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan yang diselenggarakan di Hotel Aneka Lovina Villas & Spa. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat Tim Pembina Posyandu Kabupaten Buleleng Nomor: 800.1.11.1/01/ST/POS.BLL/2026 tanggal 20 April 2026, serta atas arahan Ibu Kabid Linmas Ni Luh Made Enny Widhiyati, S.STP., M.H.

Kegiatan dihadiri oleh berbagai unsur Tim Pembina Posyandu dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa/kelurahan. Acara dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P, yang dalam arahannya menyampaikan pentingnya penguatan Posyandu Siklus Hidup (Posyansip) sebagai layanan terpadu yang menyasar seluruh kelompok usia, mulai dari bayi hingga lansia. Program ini mengintegrasikan layanan kesehatan, pendidikan, sosial, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat guna mendorong kemandirian masyarakat.

Dalam sesi materi, narasumber dari Dinas PMDPPKB Kabupaten Buleleng, Dewa Nyoman Suarjana Putra, S.E, memaparkan peran dan fungsi Tim Pembina Posyandu dalam transformasi “New Posyandu” yang mencakup transformasi kelembagaan, layanan, dan pembinaan. Posyandu kini tidak hanya berfokus pada bidang kesehatan, tetapi juga mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), dan sosial.

Selanjutnya, narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, Ni Luh Putu Withari, S.Tr.Keb., S.KM., M.AP, menjelaskan pengelolaan Posyandu di bidang kesehatan yang meliputi penggerakan kunjungan sasaran, penyuluhan kesehatan, deteksi dini risiko kesehatan, rujukan, serta pemantauan kepatuhan keluarga dalam memperoleh layanan kesehatan. Dalam era transformasi, Posyandu juga dituntut mampu melaksanakan layanan lintas program dalam satu wadah pelayanan terpadu berbasis siklus hidup.

Selain itu, disampaikan pula berbagai tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan kelembagaan, sumber daya manusia, anggaran, serta koordinasi lintas sektor. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama dari seluruh Tim Pembina Posyandu untuk aktif mendukung pelaksanaan program, termasuk dalam mengintegrasikan 6 SPM di tingkat desa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi lintas sektor guna meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu serta mendorong terwujudnya Posyandu siklus hidup yang aktif, terpadu, dan berkelanjutan di Kabupaten Buleleng.